INOVASI

Perubahan yang baik untuk desa Petungsewu yaitu program pembangunan peternakan sapi perah. Peternakan sapi perah sangat bermanfaat didalam desa tersebut. Sapi perah dapat menghasilkan susu yang dapat diproduksi dan dijual ke berbagai tempat. Susu tersebut dapat dijual ke TPS dan dibuat berbagai macam produk. Produk yang dapat dibuat adalah permen susu, es krim, yogurt, susu steril, dan lain sebagainya. Hal tersebut dapat meningkatkan perekonomian warga desa dan menambah anggaran desa. Selain susu, kotoran sapi tersebut sangat bermanfaat untuk pembuatan pupuk kandang. Pupuk kandang dapat diberikan pada tanaman jeruk dan tebu. Pupuk dapat menyuburkan tanah dan membuat tanaman tumbuh dengan baik. Selain itu pupuk kandang dapat dijual ke berbagai tempat dan menambah perekonomian warga desa. Pembangunan tersebut dapat menambah lapangan pekerjaan bagi warga desa Petungsewu. Adanya lapangan pekerjaan, dapat mengurangi tingkat kemiskinan di desa Petungsewu.

PROFIL DESA

Desa Petungsewu merupakan desa kecil yang berada di Wagir, Kabupaten Malang. Secara geografis, desa ini berada di ketinggian 750 m dpl (Pemkab Malang, 2017, http://desa-petungsewu-wagir.malangkab.go.id/read/detail/1270/kondisi-geografis-desa-petungsewu-wagir.html, 10 Agustus 2017). Luas wilayah mencapai 636.864 Ha dan curah hujan hingga mencapai 2.259 mm. Luas lahan desa tersebut sebagian digunakan untuk lahan pertanian, perkebunan, kegiatan ekonomi, dan lain sebagainya. Wilayah Petungsewu memiliki lahan tanah yang berwarna kehitaman, tanah tersebut sangat cocok untuk lahan pertanian dan perkebunan.

Salah satu komoditas buah – buahan yang potensial dikembangkan adalah jeruk. Nilai ekonomi jeruk cukup tinggi dan merupakan pelengkap utama dalam menunjang gizi. Jeruk memerlukan syarat tumbuh tertentu meliputi ketinggian tempat, jenis tanah, pH, dan iklim yang terdiri dari suhu kelembapan, curah hujan dan lain – lain. Berdasarkan data Administrasi Desa tahun 2015, desa Petungsewu memiliki jumlah penduduk 4.207 jiwa (Pemkab Malang, 2017). Diketahui pula tingkat kemiskinan di desa Petungsewu termasuk tinggi dengan tercatat 101 KK tercatat Pra Sejahtera dan 461 KK tercatat Keluarga Sejahtera (Pemkab Malang, 2017).

Desa Petung Sewu merupakan salah satu desa dengan penduduk yang memiliki mayoritas pekerjaan penduduknya di sektor agraris tepatnya bidang pertanian, contohnya jagung, palawijaserta di sektor perkebunan yaitu kebun jeruk. Pekerjaan sampingannya sebagai peternak, buruh serabutan, dan pegawai sipil. Sekitar 70% masyarakat di Desa Petungsewu Kecamatan Dau merupakan warga yang  bekerja pada sektor pertanian dan perkebunan.Masyarakat disini berternak hanya sebagai pekerjaan sampingan sehingga dalam pegolahan limbah dan tidak terlalu diperhatikan apalagi memanfaatkannya. Hal tersebut mengakibatkan limbah peternakan seperti feses tidak dimanfaatkan secara maksimal yang pada akhirnya hanya akan mencemari lingkungan sekitar.

LATAR BELAKANG

Kotoran sapi termasuk kedalam limbah ternak dan sangat bermanfaat jika di olah menjadi pupuk organik (Budiyanto, 2011). Per ekornya bisa menghasilkan pupuk kompos dan kandungan unsur hara dalam kotoran sapi sangat besar manfaatnya yaitu untuk menutrisi tanaman sehingga pertumbuhannya lebih baik. Unsur-unsur yang terdapat dalam kotoran sapi yaitu: berupa Nitrogen(N), Fosfor(P) dan Kalium(K) (Satata dan Maria, 2014). Pada desa Petung Sewu peternakan hanyalah sebagai usaha sampingan ataupun sebagai tabungan kecil kecilan dan dikatakan belum mampu sebagai penghasil sumber ekonomi masyarakat. Hal ini menyebabkan adanya permasalahan limbah di desa dan masyarakat yang memiliki hewan ternak tidak terlalu memperdulikan untuk memanfaatkan secara maksimal pada limbah kotoran ternak khususnya sapi.

Desa tersebut perlu dilakukan program penyuluhan agar terjadinya perubahan yang lebih baik. Penyuluhan merupakan upaya yang dilakukan untuk mendorong terjadinya perubahan pada perilaku individu, kelompok, ataupun masyarakat (Amanah, 2007). Program penyuluhan ini diperuntukkan kepada masyarakat yang bekerja sebagai petani sekaligus peternak yang tidak mengolah limbah peternakan menjadi suatu produk yang bermanfaat, selain dalam pemanfaatan pengolahan limbah maka dapat juga menambah di dalam perekonomian masyarakat.Hal tersebut dikarenakan belum terlatihnya masyarakat untuk membuat pupuk dari limbah peternakan khususnya feses sapi menjadi pupuk kandang dan belum terbukanya pikiran masyarakat bahwa bidang peternakan juga dapat dijadikan sebagai investasi yang menjanjikan.

Perkenalkan Diri Anda (Contoh Pos)

Ini adalah contoh pos yang aslinya dipublikasikan sebagai bagian dari Blogging University. Ikuti salah satu dari sepuluh program kami, dan mulai buat blog dengan tepat.

Anda akan memublikasikan pos hari ini. Jangan khawatir dengan tampilan blog Anda. Jangan khawatir jika Anda belum memberinya nama, atau merasa bingung. Cukup klik tombol “Pos Baru”, dan beri tahu kami apa yang ingin Anda lakukan di sini.

Mengapa harus melakukannya?

  • Karena ini memberikan konteks kepada pembaca baru. Apa fokus Anda? Mengapa mereka harus membaca blog Anda?
  • Karena ini akan membantu Anda fokus pada gagasan Anda sendiri mengenai blog ini dan yang ingin Anda lakukan di dalamnya.

Posnya bisa singkat atau panjang, pengantar personal mengenai kehidupan Anda atau pernyataan misi blog, sebuah manifesto untuk masa depan, atau garis besar sederhana tentang hal yang ingin Anda publikasikan.

Berikut ini beberapa pertanyaan untuk membantu Anda memulai:

  • Mengapa Anda memilih untuk menulis blog secara publik daripada menulis jurnal pribadi?
  • Topik apa yang ingin Anda tulis?
  • Siapa yang ingin Anda jangkau melalui blog Anda?
  • Jika Anda berhasil menulis blog dengan lancar sepanjang tahun depan, apa yang ingin Anda raih?

Tidak ada yang mengikat Anda. Salah satu hal yang menakjubkan tentang blog adalah perubahannya yang terus menerus seiring kita belajar, tumbuh, dan berinteraksi satu sama lain. Namun Anda sebaiknya mengetahui tempat dan alasan memulai, dan mengartikulasikan target Anda mungkin dapat memberikan beberapa ide lain untuk pos Anda.

Tidak tahu cara memulai? Tuliskan saja hal pertama yang muncul di kepala. Anne Lamott, pengarang buku tentang menulis yang kita suka, berkata bahwa Anda harus merelakan diri untuk menulis “konsep pertama yang jelek”. Tidak usah malu. Apa yang dikatakan Anne sangat bagus — mulai menulis saja dulu, dan sunting nanti jika tulisan sudah selesai.

Saat sudah siap memublikasikan, berikan tiga sampai lima tag pada pos yang menjelaskan fokus blog Anda, apakah itu tentang menulis, fotografi, fiksi, pengasuhan anak, makanan, mobil, film, olahraga, apa saja. Tag ini akan memudahkan orang lain yang tertarik dengan topik Anda menemukan Anda di Pembaca. Pastikan salah satu tagnya “zerotohero” agar blogger baru lainnya dapat menemukan Anda juga.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai